Cerita ini mengalir di jalan jalan jakarta. Merengkuh kesepianku yang menjadi jadi. Rindu pada dirimu yang kian hilang. Tak ada satu pun yang mampu meredakan pencarian ini. Tak ada satu pun kompas yang menuju padamu. Alat navigasi ku menunjukkan arah yang nihik. Mungkin kau memang ilusi. Ilusi yang memabukkanku. menghilangkan batas nyata dan tiada.
Ah, di jalan jalan jakarta ini hari semakin gelap. Hanya lampu jalanan dan lampu gedung menghiasi kelamnya hati. Di sini rindu ini makin menyayat. Padamu yang kusandarkan, entah kapan ini akan berakhir
0 comments:
Post a Comment