Pages

Thursday, January 24, 2013

februari

Duduk di kereta dan memandang pemandangan yang terus berganti mengingatkanku sama puisinya sitok srengenge yang kereta. Gak inget penuh cuma salah satu kata yang gw inget itu "kau dan aku bagaikan rel kereta, selalu bersama tapi tak pernah bersatu". Mungkn itu yang bisa aku bilang untuk bintang. Beberapa hari yang lalu ia mengabarkan, ia telah mengakhiri hubungannya dengan bulan. Wanita yg telah menjadi kekasihnya selama setahun belakangan. Yah, kau tahu, sejujurnya bukan ini yg gw pengenin. Bukannya ia harus mengakhiri hubungannya, bukan itu. Haha. Konyol, harusnya gw seneng tapi separuh diri malah ngerasa bersalah. Kalau yang namanya kebahagiaan itu ada dengan mengambil jatah kebahagiaan orang mungkin lebih baik berteman dengan kesendirian saja.

0 comments:

Post a Comment